Pada hari Rabu tanggal 5 Mei 2021 pukul 08.30 s.d 09.54 WIB di Ruang Sidang Lantai II Setda Kota Magelang telah dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Antisipasi Penyebaran Covid -19 Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, diikuti lk 50 orang.
Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain :
- Danrindam IV/Dip, Kol Inf Tarsono;
- Sekda Kota Magelang, Drs Joko Budiyono MM;
- Kasdim 0705/Magelang, Mayor Inf Sudarno;
- Wakapolres Magelang Kota, Kompol Dwi Retno Wati SH, MH;
- Plt Asisten 1, Larsita SE, M. Sc;
- Ka Dinsos Kota Magelang, Dra Wulandari M. Si;
- Sekretaris Dinkes Kota Magelang, Yis Romadon;
- Kepala OPD Pemerintah Kota Magelang;
- Kapolsek se Kota Magelang atau yang mewakili;
- Danramil se Kota Magelang;
- Camat se Kota Magelang;
- Perwakilan dari Gardena Dept Store, Heri Kristanto;
- Perwakilan dari Alfa Mart Kota Magelang, Beny Kurniawan;
- Perwakilan dari Superindo;
- Perwakilan Indomaret;
- Kepala UPT Pasar se Kota Magelang;
- Para Tamu undangan.
Sekretaris Dinkes Kota Magelang menyampaikan paparan :
- Situasi Covid -19 di Kota Magelang, kasus aktif 29, Meninggal 102, Konfirmasi 2144;
- Di wilayah Kota Magelang untuk Zona hijau sebanyak 6 Kelurahan, 11 Kelurahan zona kuning;
- Kasus Meninggal berdasarkan kelompok usia lebih banyak dari lansia dan jenis klaster paling banyak dari klaster keluarga;
- Vaksinasi Covid 19 di Kota Magelang Tahun 2021, sasaran vaksinasi Nakes 3.579, Pelayan Publik 11.449, Lansia 13.877, total faskes mampu vaksinasi sebanyak 21,
- Konsep Herd Imunity.
Penyampaian Kasdim 0705/Magelang :
- Pencapaian tugas kita selama 1 tahun lebih membuahkan hasil yang bagus, saat ini zona kuning dan ini merupakan satu signal berdasarkan Instruksi Mendagri bahwa PPKM Mikro diperpanjang 4 s.d 17 Mei 2021 dan ini menggambarkan wilayah Indonesia dalam kondisi darurat. Jangan sampai seperti di India dan di Malaysia juga mengalami kenaikan kasus. Pencapaian yang sudah bagus mari kita pertahankan jangan terlena;
- Endingnya nanti setelah masa lebaran, kalau meningkat kasusnya berarti kita dianggap tidak ada upaya. Maka kita harus tetap tingkatkan dan menekan agat tidak terjadi peningkatan dan SE Mendagri harus kita laksanakan betul, dan PPKM Mikro menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama;
- Menyikapi adanya pemudik meskipun sudah dilarang, ada perintah untuk mendata di wilayah Kota Magelang mudah-mudahan bisa dilaksanakan dengan baik;
- Mendekati lebaran intensitas belanja masyarakat meningkat baik di pasar maupun di pusat perbelanjaan yang ada, kita backup setiap ada kegiatan himbauan kepada masyarakat dan untuk pusat perbelanjaan juga harus memperhatikan Prokes yang sudah ditentukan.
Penyampaian Wakapolres Magelang Kota tentang Antisipasi Penyebaran Covid -19 Menjelang Hari Raya Idul Fitri :
- Pusat perbelanjaan di Kota Magelang diminati oleh masyarakat dari luar wilayah Kota Magelang, seperti Temanggung dan Wonosobo untuk itu kita tetap melaksanakan himbauan kepada pengunjung, melakukan pemantauan dan penyuluhan kepada masyarakat;
Pengarahan Sekda Kota Magelang :
- Situasi Covid 19 saat ini masih sama seperti tahun kemarin, maka perlu kita antipasi sebelum perayaan dan setelah lebaran supaya bisa terkendali;
- Pencapaian saat ini 6 Kelurahan sudah zona hijau dan sisanya zona kuning, ini semua menjadi tanggung jawab semua elemen supaya penyebaran terkendali;
- Pencegahan Covid ini pada intinya menghindari kerumunan, tapi kita maklumi saat ini akan ada perayaan Idul Fitri. Rapat kali ini kita sengaja mengundang pengelola pusat perbelanjaan supaya dapat mengendalikan kerumunan;
- Kota Magelang menjadi pusat perbelanjaan dari luar wilayah, terkait hal itu saya mohon kepada para pengelola perbelanjaan mengatur kerumunan dan tidak menampung semua pembeli didalam atau bisa dibuat sistem antrean;
- Untuk Satpol dibantu TNI Polri tetap melaksanakan kegiatan operasi yustisi di pusat keramaian;
- Biasanya kita melaksanakan pasar tiban di Alun-Alun dan kita benar-benar membatasi kegiatan agat tidak terjadi kerumunan;
- H-7 kita harus benar melaksanakan pengurangan kerumunan agar dilaksanakan 50% dari jumlah kapasitas daya tampung perbelanjaan. Minimal dalam perayaan lebaran kita tidak ada peningkatan kasus covid 19.
Penyampaian Danrindam IV/Dip sbb :
- Dengan adanya kegiatan menjelang Lebaran, kami mendapat arahan dari Pangdam IV/Di agar membantu dalam pelaksanaan dan berkoordinasi dengan Pemerintah daerah;
- Rindam IV/Dip ingin mengetahui prosedur Pemerintah yang harus dilaksanakan dan jangan dilaksanakan atau dilarang agar keputusan saya itu tepat dalam setiap pengambilan keputusan dan kebijakan yang nantinya melanggar dari Tim Gugus Tugas Covid;
- Kedepan ada banyak kegiatan di Rindam IV/Dip, ada seleksi Taruna Akmil, ada keluarga dari siswa secaba yang nantinya akan berkunjung maka saya harus membuat kebijakan dan keputusan;
- Kami juga akan berusaha cegah dini karena ada fasilitas kami yang dipergunakan oleh warga dalam kegiatan. Setiap ada kerumunan baik siang maupun malam memang perlu adanya pengawasan yang melekat;
- Satgas Covid harus berkoordinasi dengan seluruh elemen yang ada agar segala upaya menjadi maksimal jangan bekerja sendiri. Tim Satgas ini jadikan pusat informasi dan komunikasi supaya ada jaring di setiap kegiatan maupun pelayanan yang kurang dalam penanganan Covid;
- Pengawasan dan pengendalian tunjuk orangnya, koordinasi dengan elemen masyarakat, buat jaring komunikasi, satgas yang sudah ada dirapikan konsepnya siapa berbuat apa.
Kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab yang dipandu oleh Asisten 1 Sekda Kota Magelang Bp Larsita;